Misi Kelompok Takfiri di Dunia Islam

Dunia Islam dalam beberapa bulan terakhir melewati saat-saat yang sulit dan menentukan. Dari satu sisi, gerakan Kebangkitan Islam di negara-negara yang diperintahkan oleh diktator di Afrika Utara dan Timur Tengah telah mengancam kepentingan ilegal kekuatan hegemonik dan arogan dunia. Di sisi lain, gerakan-gerakan yang bertujuan untuk menciptakan perpecahan dan konflik sektarian di tengah umat semakin agresif melancarkan operasi mereka di kawasan. Kelompok Takfiri dan Salafi mendapat dukungan luas dari pemerintah-pemerintah Barat dan raja-raja Arab untuk menjalankan misi mereka.

Baca lebih lanjut

Front Pembebasan Palestina: Yusuf Qaradawi Harus di Qisas

 

Pusat komando Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (Popular Front for the Liberation of Palestine/PFLP), Ahad (2/6) mengutuk keras langkah Syeikh Yusuf Qaradawi, Ketua Persatuan Ulama Muslim Internasional yang memprovokasi musuh untuk melanjutkan perang di Suriah. PFLP menyebut Qaradawi Syeikh NATO dan Mufti Fitnah.

 

Sebagaimana dilaporkan IRNA (2/6), seorang petinggi PFLP dalam pidatonya mengumumkan, “Qaradawi adalah Mufti NATO yang hanya bisa menyulut api fitnah dan berjalan di atas kepentingan rezim Zionis Israel.”

 

Ditambahkannya, “Tujuan Syeikh Fitnah hanya memprovokasi musuh untuk melanjutkan perang di Suriah.”

Menurutnya, Syeikh NATO itu telah menghalalkan darah Muslimin di sebagian besar negara Arab melalui fatwa-fatwanya.

Qaradawi katanya, tidak pernah menyerukan ajakan serius kepada umat Islam untuk berjihad di Palestina.

“Di antara fatwa-fatwa Qaradawi adalah memprovokasi musuh untuk berperang melawan Hizbullah, pemerintah Suriah dan rakyat negara itu,” tandasnya.

 

Pejabat tinggi PFLP itu menyebut fatwa-fatwa Qaradawi sebagai pelayanan yang diberikan untuk kepentingan Israel dan musuh Islam.

 

Lebih lanjut dijelaskannya, “Qaradawi adalah orang yang bertanggung jawab atas tumpahnya darah sebagian besar warga tak berdosa Arab dan negara-negara lain. Oleh karenanya ia harus di qisas.” (IRIB Indonesia/HS)

Persatuan Ulama Syam: Fatwa Takfiri Qaradawi Bertentangan dengan Ushuluddin dan Sunnah!

 

Persatuan Ulama Syam mengeluarkan pernyataan dan menyebut fatwa-fatwa takfiri Syeikh Yusuf Qaradawi yang berafiliasi dengan rezim Qatar bertentangan dengan Ushuluddin dan Sunnah.

 

Menurut laporan Mehr News (4/6) mengutip kantor berita Suriah SANA, Persatuan Ulama Syam menegaskan, fatwa-fatwa takfiri Qaradawa dan provokasinya untuk penumpahan darah di Suriah keluar dari Ushuluddin, Hadis dan Sunnah Nabi Muhammad Saw.

 

Persatuan Ulama Syam ini dalam pernyataannya menyebutkan, perilaku dan kinerja Qaradawi sebagai Ketua Persatuan Ulama Internasional telah menyoal posisi lembaga ini.

 

Dalam pernyataan itu juga disebutkan bahwa umat Islam benar-benar membutuhkan tokoh yang melindungi darah anak-anaknya dan berusaha mencari solusi dari fitnah yang telah menjerumuskan umat ke dalam nasib yang tidak menentu dan akhir yang tidak jelas.

 

Ulama Persatuan Ulama Syam meminta generasi umat Islam berusaha mencari faktor-faktor yang mempererat persatuan, solidaritas dan solusi untuk keluar dari fitnah ini.

 

Syeikh Qaradawi beberapa waktu lalu mengeluarkan pernyataan yang memprovokasi umat Islam untuk menyerang Hizbullah dan para pemeluk Syiah. Ia juga memobilisasi umat Islam dari mazhab Ahli Sunnah untuk berperang bersama kelompok teroris Jabhah al-Nusra. (IRIB Indonesia / SL)

Saudi Bebaskan Penulis Penghina Nabi Muhammad Saw

 

 

Langkah pemerintah Arab Saudi yang membebaskan seorang penulis penghina Nabi Muhammad Saw memicu kontroversi keras di negara itu.

 

Seperti dilaporkan Asrar News (5/6), seiring dengan terus dilakukannya penangkapan terhadap para aktivis politik di Saudi, petinggi negara itu justru membebaskan Turki Al Hamad, penulis yang menistakan kesucian Nabi Muhammad Saw setelah ditahan selama lima bulan.

 

Berita pembebasan Al Hamad spontan membangkitkan kemarahan banyak kalangan di Saudi.

 

Penulis Saudi itu ditangkap karena terbukti menghina Islam dan Nabi Muhammad Saw.

 

Tulisan Al Hamad banyak menimbulkan kontroversi karena berisi kata-kata mencaci dan menghina Tuhan dan Islam. Sekalipun demikian rezim Al Saud yang mengklaim diri sebagai Khadimul Haramain membebaskannya setelah mendekam di penjara selama lima bulan. Pada saat yang sama Saudi terus menangkapi ribuan aktifis politik karena membela kebebasan dan hak-hak sipil. (IRIB Indonesia/HS)

Contoh Ilham Gaib Kepada Imam Khomeini ra

Foto

Imam Khomeini ra: Memangnya Imam Mahdi af Salah Ngomong ke Saya?

Ayatullah Rohoullah Qarahi, Direktur madrasah Imam Mahdi yang terletak di Hakimiyeh Tehran dalam pelajaran akhlaknya dengan tema “Bila Allah menghendaki kebaikan kepada seseorang, maka Dia akan mengilhamkan kebaikan itu kepadanya”, menceritakan sejumlah kisah berikut ini:
Baca lebih lanjut

Pidato Lengkap Rahbar di KTT GNB Ke-16 Tehran

بسم‌اللّه‌الرّحمن‌الرّحیم‌

الحمد للّه ربّ العالمین و الصّلاة و السّلام على الرّسول الأعظم الأمین و على اله الطّاهرین‌ و صحبه المنتجبین و على جمیع الأنبیاء و المرسلین.‌

Saya mengucapkan selamat datang kepada Anda para tamu yang mulia, para pemimpin dan delegasi negara-negara anggota Gerakan Non-Blok (GNB) dan para peserta lainnya di konferensi besar internasional ini.

Baca lebih lanjut