Tafsir Surah Al-Baqarah : 124

Surah Al-Baqarah : 124
Ayat Imamah

“Dan ingatlah ketika Ibrahim diuji oleh Tuhannya dengan beberapa kalimat, lalu ia (berhasil) melengkapinya. Allah berfirman: “Sungguh aku akan menjadikanmu seorang imam bagi seluruh manusia”. Ibrahim memohon: “ Juga dari keturunanku!”.

Allah berfirman: “Janjiku ini (imamah) tidak akan dapat digapai oleh orang-orang yang zalim”.

Baca lebih lanjut

Iklan
By komunitasahlilbaitlombok Posted in Tafsir

Metode Penafsiran Saintis Di Dalam Buku-Buku Tafsir Modern

Metode Penafsiran Saintis Di Dalam Buku-Buku Tafsir Modern

Sayid Musa Husaini

Aneka tendensi dan metode penafsiran Al-Qur’an berbau “modern” yang muncul pada abad ini dan bermunculannya beberapa realita dalam rangka memahami dan menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an telah memberikan nilai lebih kepada abad ini dibandingkan dengan abad-abad sebelumnya.

Di antara tendensi dan metode penafsiran tersebut adalah “tendensi renofatif” (ishlâhî) dan “tendensi saintis” (‘ilmî). Kedua tendensi inilah yang pada abad ini mendominasi pasaran dunia penafsiran Al-Qur’an dan dapat dianggap sebagai benang merah dari seluruh penafsiran pada abad modern ini.

Baca lebih lanjut

By komunitasahlilbaitlombok Posted in Tafsir

Asbabun Nuzul Surah At-Taubah : 119

Asbabun Nuzul Surah At-Taubah : 119 tentang ‘Orang-orang yang Benar’

 

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaknya kamu bersama orang-orang yang benar”

 

Yang dimaksud dengan “orang-orang yang benar” dalam ayat di atas adalah Imam Ali as dan para pengikut beliau.

 

Silahkan rujuk:

1.Syawāhidut Tanzīl, karya Al-Hakim Al-Haskani Al-Hanafi, juz 1, hal. 259, hadis ke : 350, 351, 352, 353, 355, dan 356.

2.Kifāyatut Thālib, karya Al-Ganji Asy-syafi’i, hal. 236, cetakan Al-Haidariyah; hal. 111, cetakan Al-Ghira.

3.Tarjamah Al-Imam Ali bin Abi Thalib, dalam Tārīkh Dimasyq, karya Ibnu Asakir Asy-Syafi’i, juz 2, hal. 421, hadis ke 923.

4.Al-Manāqib,karya Al-Kharazmi, hal. 198.

5.Nizhām Duraris Simthain, hal. 91.

6.Fathul Qadīr, karya Asy-Syaukani, juz 2, hal. 414.

7.Ash-Shawā’iqul Muhriqah, karya Ibnu Hajar Asy-Syafi’i, hal. 150, cetakan Al-Muhammadiyah; hal. 90, cetakan Al-Maimaniyah, Mesir.

8.Yanābī’ul Mawaddah, karya Al-Qundusi Al-Hanafi, hal. 136 dan 140, cetakan Al-Haidariyah; hal. 116 dan 119, cetakan Islambul.

9.Ad-Durrul Mantsūr, karya As-suyuthi, juz 3, hal. 390.

10.Al-Ghadīr,karya Al-Amini, juz 2, hal. 305.

11.Rūhul Ma’ānī, karya Al-Alusi juz 11, hal. 41.

12.Ghāyatul Marām, bab 42, hal. 248, cetakan Iran.

13.Farā`idus Simthain, karya Al-Hamwini, juz 1, hal. 314, hadis ke 250; hal. 370, hadis ke 299 dan 300.

 

By komunitasahlilbaitlombok Posted in Tafsir

Asbabun Nuzul Surah Al-Ahzāb : 33

Asbabun Nuzul Surah Al-Ahzāb : 33

Pensucian Ahlul Bayt as

“Sesungguhnya Allah hendak menghilangkan segala jenis kekotoran darimu wahai Ahlul bayt dan mensucikanmu sesuci-sucinya.”

Berdasarkan riwayat dari Aisyah, Ummu Salamah, Abu Sa’id Al-Khudri dan Anas bin Malik, ayat ini turun hanya untuk lima orang, yaitu Rasulullah SAWW, Ali, Fathimah, Hasan, dan Husein as
Rasulullah SAWW bersabda seraya menunjuk kepada Ali, Fathimah, Hasan, dan Husein as: “Ya Allah, mereka ini adalah Ahlul Baytku, maka peliharalah mereka dari keraguan dan sucikan mereka sesuci-sucinya.”

Banyak hadis lain yang searti dengan hadis tersebut.
Silahkan rujuk:
Shahih Muslim, kitab Fadhā`ius Shahābah, bab Fadhā`il Ahli Baytin Nabi SAWW, juz 2, hal. 368, cetakan Isa Al-Halabi; juz 15 hal. 194, Syarah An-Nawawi, cetakan Mesir.

Shahih Tirmidzi, juz 5, hal. 30, hadis ke 3258; hal. 328, hadis ke 3875, cetakan Darul Fikr.

Musnad Ahmad bin Hanbal, juz 5, hal. 25, cetakan Darul Ma’arif, Mesir.

dan masih banyak lagi…

By komunitasahlilbaitlombok Posted in Tafsir

KISAH-KISAH SURAT AL-FATIHAH (5)

KISAH-KISAH SURAT AL-FATIHAH (5)

(Oleh: Ali Mirkhalaf Zadeh)

SEBUAH CONTOH DARI SEORANG HAMBA

 

Iyyaka na’budu waiyyaka nasta’in, hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu pula kami memohon pertolongan.

 

Seorang saleh pergi ke pasar untuk membeli seorang budak. Ketika penjual menawarkan budak padanya, dia bertanya pada budak itu, “Siapa namamu?”

Baca lebih lanjut

By komunitasahlilbaitlombok Posted in Tafsir

KISAH-KISAH SURAT AL-FATIHAH (4)

KISAH-KISAH SURAT AL-FATIHAH (4)

(Oleh: Ali Mirkhalaf Zadeh

HAQQUN NAS

Sayyid Hasyim Bahrani—semoga ridha Allah atasnya—seorang alim yang zahid mengisahkan:

Di Najaf al-Asyraf, ada seorang penjual minyak wangi yang sepanjang harinya, setelah menunaikan shalat Zuhur, selalu menasihati orang-orang di tokonya, dan toko itu tidak pernah sepi dari mereka.

Salah seorang anak raja India, yang saat itu bermukim di Najaf al-Asyraf, berniat untuk pergi keluar kota. Oleh karena itu, sebelum pergi, dia menitipkan sebuah kotak yang berisi batu-batu mulia dan sangat berharga. Setelah itu, barulah dia meninggalkan kota tersebut.

Baca lebih lanjut

By komunitasahlilbaitlombok Posted in Tafsir

KEUTAMAAN SURAT AL-FATIHAH (3)

KEUTAMAAN SURAT AL-FATIHAH (3)

(Oleh: Ali Mirkhalaf Zadeh)

CAHAYA LAMPU

Agha Hasyimi Zadeh al-Ishfahani adalah salah seorang penyair dan pemuji Ahlul Bait—salam atas mereka—yang masyhur di Isfahan, juga salah seorang kawan saya dan ayah seorang syahid. Beliau menuturkan:

Pada masa muda, saya memiliki kawan kerja yang telah mengisahkan sebuah cerita kepada saya, yang dia dengar dari salah seorang kawan. Meski sulit sekali bagi saya untuk langsung mendengar dari lisannya sendiri, suatu saat saya berkesempatan bertemu beliau dan saya berkata, “Saya sudah pernah mendengar cerita seperti ini dari kawan-kawan, tapi sekarang saya ingin mendengarnya langsung darimu.”

Baca lebih lanjut

By komunitasahlilbaitlombok Posted in Tafsir

KEUTAMAAN SURAT AL-FATIHAH (2)

KEUTAMAAN SURAT AL-FATIHAH (2)

(Oleh: Ali Mirkhalaf Zadeh)

PENAWAR SEGALA PENYAKIT

Almarhum Agha ‘Ayyasyi, salah seorang ulama besar di bidang tafsir dan al-Quran, dalam kitab tafsirnya meriwayatkan, dengan sanad-sanadnya dari Rasulullah saww, “Surat Umm al-Kitab lebih utama daripada surat-surat al-Quran lainnya, dan ia adalah penawar segala penyakit kecuali kematian.”

Baca lebih lanjut

By komunitasahlilbaitlombok Posted in Tafsir

KEUTAMAAN SURAT AL-FATIHAH (1)

KEUTAMAAN SURAT AL-FATIHAH (1)

(Oleh: Ali Mirkhalaf Zadeh)

NAMA-NAMA SURAT AL-FATIHAH

Surat ini memiliki berbagai macam nama, yang di antaranya akan kami sebutkan berikut ini:

Fatihat al-Kitab. Sebab, surat ini merupakan surat pembuka al-Quran.

Al-Hamdu. Karena ia mencakup ayat Alhamdulillahi Rabbil ‘âlamin. Sebagaimana semua surat al-Quran diberi nama sesuai dengan salah satu kalimat yang disebutkan di sela-sela ayat-ayat al-Quran, dan dikarenakan kalimat setelah bismillah adalah al-hamdulillah, maka ia diberi nama al-Hamdu.

Baca lebih lanjut

By komunitasahlilbaitlombok Posted in Tafsir

Makna “al-Qurba” pada ayat 23 surah Syura

Apabila maksud pembicara dari sebuah redaksi atau kata-kata yang digunakan di dalamnya tidak jelas, pada setiap proposisi dan kalimat, maka ia harus ditelusuri pada indikasi-indikasi (qarâin) yang dapat menjelaskan maksud dari ucapannya itu. Terkait dengan ayat 23 surah al-Syura “Qul laa as’alukum ‘alaih ajran illa mawaddata fil qurbah” padanya terdapat indikasi-indikasi dan tanda-tanda yang membimbing dan membantu kita untuk memperoleh maksud yang sebenarnya dari firman Allah tentang al-Qurba.
By komunitasahlilbaitlombok Posted in Tafsir