Imam Ali adalah sahabat yang paling A’lam !

oleh Abu Haidar Abi

klo sekiranya ada pemikiran dalam benak kita Sepeninggal nabi putuslah mata rantai Risalah Nubuwwah ?

klo sekiranya ada yang meayakini kita hidup akan menuai kekacauan sepeninggal Nabi ?

klo sekiranya ada yang mempercayai bahwa mata rantai Risalah Wahyu terputus sepeninggal Nabi ?

maka bisa dibayangkan :

Baca lebih lanjut

Iklan

IBU YANG TIDAK MENGAKUI ANAKNYA.

IBU YANG TIDAK MENGAKUI ANAKNYA.

Unaizah adalah seorang wanita rupawan baik luar dan dalam dari kabilah Anshar. Karena paksaan dari saudara-saudaranya, ia dinikahkan dengan seorang budak berkulit hitam bernama Asyja’ hingga ia mengandung. Tidak lama kemudian Asyja terbunuh dalam suatu perang.

Kebencian Unaizah kepada suaminya membuatnya membenci kepada bayinya yang tak berdosa. Begitu ia melahirkan , ia segera menyerahkan bayinya kepada Bani Mustaliq tanpa menyusuinya sedikitpun.
Baca lebih lanjut

Sifat-sifat Imam Ali bin Abi Thalib AS.


Sifat-sifat Imam Ali bin Abi Thalib AS.

Imam Ali bin Abi Thalib merupakan salah seorang yang terkumpul padanya sifat-sifat mulia. Bersamanya fitrah yang suci dan jiwa mardhiyah (yang direlai) yang tidak dimiliki oleh orang lain yang unik dari sekian tokoh-tokoh yang ada.

Nasab dan keturunannya adalah yang terbaik dan termulia. Ayahnya adalah Abu Thalib tokoh penting Quraisy. Kakeknya adalah Abdul Mutthalib pemimpin kota Mekkah. Sebelum itu pun ia merupakan tokoh penting Bani Hasyim.
Baca lebih lanjut

Rasulullah Saaw bersabda kepada Imam Ali as

Rasulullah Saaw bersabda kepada Imam Ali as:

“Pada Hari Kiamat, engkau akan datang bersama syi’ahmu dalam keadaan meridhai dan diridhai Allah, sebaliknya, musuh-musuhmu akan datang dalam keadaan dimurkai dan dihinakan.”

Hadis ini tercatat di dalam kitab-kitab di bawah ini yang disusun oleh ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah :

1. Al-Nazhm Durar Al-Samthîn li al-Zarandy al-Hanafy, hal. 92, al-Qadha fi al-Najf.

2. Yanabi’ al-Mawaddah li al-Qanduzy al-Hanafy, hlm. 301, Cet. Islamabul dan hlm. 362, Cet. Al-Haydariyyah.

3. Al-Fushul al-Muhimmah li Ibn Shabâgh al-Maliki, hlm. 107, Cet. Al-Haydariyyah.

4. Al-Shawaiq al-Muhriqah, Ibn Hajar al-Asqalany al-Syafi’y, hlm.159, Cet. al-Muhammadiyah, Mesir dan hlm.96, Cet. al-Maimaniyah, Mesir.

5. Kanz al-‘Ummal li Muttaqi al-Hind, Jil. 15, hlm. 137, hadis no. 398, Cet. Ke-II, Haydarabad.

6. Majmu’ al-Zawaid li Al-Haytsamy al-Syafi’y, Jil. 2, hlm. 131, Cet. Beirut.

7. Nur al-Abshar li al-Syablanji hlm. 101, Cet. Utsmaniyyah.

Pernikahan Imam Ali (as) dan Sayyidah Fathimah (as), Yaumul Mahabbah

Pernikahan Imam Ali (as) dan Sayyidah Fathimah (as), Yaumul Mahabbah

Imam Ali (as) datang untuk meminang Sayyidah Fathimah Az-Zahra (as).

Rasuullah saw bersabda : “Wahai Ali, orang-orang telah mendahuluimu meminang Fathimah kepadaku. Setiap kali ku sampaikan (itu) kepada putriku, tidak tampak persetujuan darinya. Karena itu biarlah aku berbicara padanya tentangmu”

Baca lebih lanjut

Perhatian Imam Ali as akan Nasib Lelaki Kristen yang Buta

Perhatian Imam Ali as akan Nasib Lelaki Kristen yang Buta

Pada suatu malam, ada seorang lelaki buta yang tidak dapat melelapkan matanya. Hatinya seperti langit yang diselubungi mega. Dia mengeluh dan merintih sayu.

 

“Ya Tuhanku! Betapa kerasnya hati manusia di sekelilingku. Tidak ada seorangpun yang mau memikirkan insan malang dan miskin.

Baca lebih lanjut

Nahjul Balaghah: Umur Manusia (Bagian Pertama)

Nahjul Balaghah: Umur Manusia (Bagian Pertama)

Modal Bernama Umur

 

Syarat pertama untuk memanfaatkan umur adalah manusia harus menyadarinya sebagai modal dasar.

 

Dengan modal yang dimilikinya, manusia dapat melakukan apa saja, bahkan menambah modalnya, sehingga mendapat untung yang lebih banyak. Tapi terkadang ada saja orang yang mengalami kerugian. Mendapat keuntungan atau mengalami kerugian bergantung pada sejumlah faktor. Cara menggunakan modal dengan baik dan benar serta memiliki pengalaman serta keseriusan merupakan faktor-faktor tersebut. Dengan sedikit kelalaian saja maka seseorang akan merugi dalam memanfaatkan modalnya.

Baca lebih lanjut

Menelisik Pandangan Ibnu Arabi Soal Keimanan Abu Thalib as

Menelisik Pandangan Ibnu Arabi Soal Keimanan Abu Thalib as

Termasuk yang sudah disepakati dalam riwayat-riwayat bahwa Abu Thalib as, paman Nabi Muhammad Saw termasuk Mukminin yang sangat berjasa dalam mendukung Islam.(1)

 

Rasulullah Saw bersabda, “Ketika Abu Thalib masih hidup, orang-orang Quraisy takut kepadaku.”(2)

 

Abu Thalib as meninggal dunia pada 26 bulan Rajab tahun kesepuluh kenabian dengan keimanan.

Baca lebih lanjut

Manusia di Mata Imam Ali as

Manusia di Mata Imam Ali as

Allamah al-Qunduzi dalam kitabnya Yanabi’ al-Mawaddah menukil bahwa pada malam terjadinya pemukulan atas diri beliau oleh Abdurrahman bin Muljam, Imam Ali as berkali-kali keluar dari rumahnya dan memandang ke arah langit. Berulang kali beliau mengatakan, “Demi Allah aku tidak berbohong dan aku tidak menerima berita yang bohong. Malam ini adalah malam yang dijanjikan untukku.”

Baca lebih lanjut

Khutbah Imam Ali as, tanpa Huruf Alif

Khutbah Keren Imam Ali

 

Khutbah tanpa Huruf Alif (tanpa persiapan)

Diriwayatkan dari Abi Saleh bahwa duduk sekelompok dari sahabat Rasulullah saw. Mereka saling berbincang hingga mereka teringat akan huruf hujaiyah. Mereka sepakat bahwa huruf “alif” adalah huruf yang paling banyak terpakai dalam setiap perkataan. Oleh karena itu, berdirilah Ali bin Abi Thalib Amirul Mu’minin ra dan memulai bicara (tanpa persiapan). Khotbah ini tidak memakai huruf alif. Khotbah tersebut terdiri atas 700 kata, 2745 huruf, selain yang dibaca olehnya dari ayat Al-Qur’anul Karim setelah khotbah.
Baca lebih lanjut

IMAM ALI BIN ABI THALIB AS.

IMAM ALI BIN ABI THALIB AS.

Inilah Imam Ali bin Abi Thalib as. Seorang figur dan pribadi agung di kalangan umat manusia. Dikenal akrab dengan nilai-nilai kedermawanan, kecerdasan, keadilan, kezuhudan, dan jihad. Dalam dunia Islam, tak seorang dari sahabat Rasulullah saw. yang dapat menandingi sebagian karakteristiknya ini, apalagi seluruh karakteristik tersebut. Karakteristik dan sikap-sikapnya mengungguli seluruh bangsa dunia, baik dari kalangan muslimin maupun selain muslimin. Mereka seluruhnya sepakat bahwa di sepanjang sejarah dunia Arab maupun non-Arab, tak ada seorang pun yang dapat menandinginya kecuali saudara dan putra pamannya, Nabi Muhammad saw.

Baca lebih lanjut

IMAM ALI BIN ABI THALIB, PINTU GERBANG ILMU

IMAM ALI BIN ABI THALIB, PINTU GERBANG ILMU

 

Dalam riwayat yang ditulisnya, Ibnu Abbas mengatakan: “Demi Allah, Rasul Allah s.a.w. telah memberi kepada Imam Ali sembilan-persepuluh dari semua ilmu yang ada, dan demi Allah, Imam Ali masih juga mengetahui sebagian dari sepersepuluh ilmu sisanya yang ada pada kalian atau pada mereka.”

Baca lebih lanjut

ALI BIN ABI THALIB AS. DALAM NASH

ALI BIN ABI THALIB AS. DALAM NASH

Perwujudan Sifat-sifat Agung 

Ali bin Abi Thalib adalah manusia yang padanya terkumpul sifat-sifat mulia. Bersamanya fitrah yang suci dan jiwa mardhiyah (yang disucikan). Sifat yang membedakannya dari sekian tokoh-tokoh yang pernah ada.

Ali lahir dari nasab dan keturunan yang terbaik dan termulia. Ayahnya adalah Abu Thalib; tokoh besar Quraisy. Kakeknya adalah Abdul Mutthalib; pemimpin kota Mekkah setelah menjadi tokoh utama Bani Hasyim.[1]

Baca lebih lanjut

IMAM ALI DALAM KACA MATA AL-QURAN 2

IMAM ALI DALAM KACA MATA AL-QURAN

 

Tidak sedikit ayat-ayat Al-Qur’an yang menegaskan keutamaan Amirul Mukminin Ali as. dan memperkenalkannya sebagai peribadi Islami yang tinggi dan mulia setelah Rasulullah saw. Ini menunjukkan bahwa ia men-dapat perhatian yang tinggi di sisi Allah swt. Banyak sekali buku-buku literatur Islam yang menegaskan bahwa terdapat tiga ratus ayat Al-Qur’an yang turun berkenaan dengan keutamaan dan ketinggian pribadi Iman Ali as.[1]

Baca lebih lanjut

Imam Ali, Suara Keadilan

Imam Ali, Suara Keadilan

Malam itu, seorang lelaki keluar dari rumahnya dan menengadahkan tangan ke angkasa. Sesekali dari mulutnya terdengar kalimah istighfar. Dia bertutur lirih, Allahuma Barikli al-Maut, Tuhanku berkatilah aku dengan kematian. Dialah Ali Bin Abi Thalib. Ali bergegas menuju masjid untuk menunaikan shalat Subuh. Ia menunaikan beberapa rakaat shalat sunah. Kemudian mengumandangkan azan Subuh yang biasa dikumandangkan Bilal. Ali lalu memimpin shalat shubuh berjamaah.

Baca lebih lanjut

Imam Ali as. Penentu Surga Dan Neraka

Imam Ali as. Penentu Surga Dan Neraka

Dalam banya hadis, Nabi saw. bersabda bahwa Ali ibn Abi Thalib as. adalah pemilah antara penghuni surga dan neraka. Allah SWT akan memberi kehormatan bagi Imam Ali as. untuk melakukan prosesi pemilahan antara penghuni surga dan penghuni neraka. Ali as. akan mengatakan kepada surga, ‘Orang-orang ini adalah bagianmu.’ Dan berkata kepada neraka, ‘Orang-orang itu bagianmu.’

Baca lebih lanjut