Sayyidah Fathimah tidak berbai’at dengan Sayyidina Abu Bakar as Shiddiq ? – Jawaban untuk Pencari kebenaran –

Sayyidah Fathimah tidak berbai’at dengan Sayyidina Abu Bakar as Shiddiq ? – Jawaban untuk Pencari kebenaran –

by syiahali

 

Sayyidah Fathimah tidak berbai’at dengan Sayyidina Abu Bakar as Shiddiq ?

– Jawaban untuk Pencari kebenaran –

sebelumnya mohon maaf atas keterlambatan jawaban kami ini karena banyak kesibukan. dan karena permasalahan yang ditanyakan oleh “Pencari Kebenaran” -semoga demikian adanya, maka kami turunkan sebagai makalah tersendiri agar lebih bermanfaat bagi para pengunjung web ini  sekalian.
Iklan

‘Ali As memohon kepada Fatimah untuk menahan diri dan bersabar demi menjaga risalah Islam yang suci ini

‘Ali As memohon kepada Fatimah untuk menahan diri dan bersabar demi menjaga risalah Islam yang suci ini

by syiahali

ya-fatimah.gifbelum habis penderitaan yang satu ini ia mendapat pukulan yang lebih berat lagi dari para sahabat yang bermain politik dan rakus akan kedudukan. Setelah mereka merampas tanah “Fadak” dan berpura-pura bodoh terhadap hak suaminya dalam masalah kekhalîfahan (kepemimpinan).

Baca lebih lanjut

SAYYIDAH FATHIMAH AZ-ZAHRA AS BINTI RASULI

SAYYIDAH FATHIMAH AZ-ZAHRA AS

BINTI RASULI

 

Permintaan Sayyidah Khadijah kepada suaminya melalui putrinya :

 

Duhai putriku sayang…..!

Engkau telah mengetahui akan kesehatanku

Yang semakin lama tak dapat ku pertahankan

Aku selalu mendengar

Perbuatan aniaya oleh kaumku terhadap ayahmu

Walaupun engkau dan ayahmu menutupinya

Demi Allah, aku tak mampu lagi mendengar cacian,

Hinaan yang dilontarkan oleh orang-orang hina itu,

Kepada ayahmu yang suci…

Dan itu kumohon kerelaanmu akan kepergianku nak…

Dan bila ajalku telah tiba,

Mohon sampaikan salam hormatku kepada ayahmu,

Sampaikan salam sayangku pada suamiku,

Sampaikan salam cintaku kepada Nabiku…

Salam… salam…dan salam… nak….!

Bila diizinkan oleh ayahmu…..!

Kumohon…. agar jasadku terkafani dengan serban

Yang selalu digunakan oleh ayahmu itu…..!

Agar dikubur nanti, aku masih merasa

Selalu bersamanya dan tak kurasakan

Kesendirian lagi disana…..!

Demi Allah

Aku tak sanggup berpisah darimu, dan dengan ayahmu

Nak……!

Semoga diakhirat nanti, Allah SWT menyatukan kita kembali

Agar dapat merasakan kebahagiaan hidup

Yang Abadi…..!

Amin….. Amin….. Ya Rabbal ‘Alamin.

 

 

 

 

 

Jawaban Rasulallah Saww atas permintaan Istri Tercintanya :

 

Oh….. Khadijah Istriku Sayang…..!

Allah Swt telah mengetahui akan semua hartamu,

Yang telah kau berikan

Demi tegaknya Islam…..!

Seluruh Ummat Islam

Telah menikmatinya sampai yaumil Qiyamah…..!

Semua pakaian yang kukenakan ini Darimu……!

Lalu permintaan terakirmu kepadaku

Hanyalah sebuah Serban……!!

Ya Allah……!

Limpahkan Rahmat-Mu kepada Khadijah

Yang selalu mendukungku, menyenangkan hatiku,

sewaktu kebannyakan orang-orang menjauhiku

Dan dia tak pernah menyakitiku dan menyusahkanku sedetikpun….!

 

 

Diatas kubur Ibunya, Sayyidah Fathimah Az Zahra As, sujud menciumi dan mengusap-usap tanah diatas kubur itu dan membasahi permukaannya dengan air matanya, lalu terdengarlah suara lirih Sayyidah Fathimah Az Zahra As, merintih :

 

Yaa Ummi…Yaa Ummi…Yaa Ummi

Alhamdulillah…telah kusampaikan wasiatmu

Dan suamimu telah menunaikannya…

Aku rela akan kepergianmu

Namun aku masih terlalu kecil kau tinggalkan

Ya Ummi…..

Aku masih belum mampu berpisah darimu

Dan terpisah dari kasih sayangmu…

Yaaa Ummi…..!

Aku berterima kasih

Akan semua keikhlasanmu yang selalu setia

Menerimaku dalam rahimmu…..!

Akan jerih payahmu

Dikala kau mengandungku…..!

Akan perjuangan hidup matimu

 

Disaat melahirkanku……!

Akan setiap air susu yang kau hibahkan kepadaku

Akan deritamu disetiap luka didalam lubuk hatiku…….!

Baktiku kepadamu..belum sempat kusampaikan

Taatku kepadamu..belum sempat kulaksanakan

Oooh Ummi……!

Belaian apa yang dapat menentramkan jasadmu…..?

Kebahagiaan apa yang akan kuberikan selain do’a…….?

Yaaa Ummi……!

Mohonkanlah kepada Allah SWT,

Agar aku mampu mengatasi kegetiran hidup ini..

Dari kegelisahan akan sirnanya kasih sayang…..!

Dari kegoncangan yang selalu menyesakkan…..!

Dari kehidupan yang hampa diruang nestapa……!

Dari duka yang berselimut dan berbantal air mata……!

“ Kemudian Fathimah memeluk ayahnya

dengan isakan yang tersisa, dengan suara parau, lirih berkata “

wahai ayahku…….!

mohonkanlah kepada Allah Swt..

agar ibuku terhindar dari segala siksa didalam kuburnya “

Tenggorokan Rasulallah Saww terasa tercekik…..!

Tak tega melihat kenyataan,

Betapa terpukulnya perasaan putrinya,

Hingga beliau tak kuasa bersuara selain “ Insya Allah…. nak…..!

 

Namun riwayat ini, banyak dari kaum muslimin yang tidak mengatahuinya. Dan seandainya kalau dikabari kepada mereka, mereka mengatakan, “ itukan riwayat orang-orang Syi’ah,”

 

Ya Allah, ada yang ingin kami adukan padamu……!

Hambamu kini berada dalam keadaan krisis Intelektual,

Dan mengedepankan kefanatikan buta tanpa memiliki alasan yang jelas.

Ya Rasulallah, ummatmu kini tidak lagi mau mendengar kata-katamu,

Tidak mau lagi taat kepadamu……!

Mereka menjalankan Agama ini

Dengan semau mereka

Tanpa memperdulikanmu dan aturan-aturanmu. 

 

 

 

 

 

Siapakah Imamnya Fatimah binti Muhammad?

Siapakah Imamnya Fatimah binti Muhammad?

 

Hujjatul Islam Moawenian dalam ceramahnya menceritakan kisah berikut. Ulama besar Syiah, Allamah Amini, menyampaikan sebuah pertanyaan sederhana di hadapan para ulama ahlusunah: Siapakah imamnya Fatimah binti Muhammad?

Ada sebuah kisah nyata tentang Allamah Amini (penulis kitab al-Ghadir). Allamah Amini diundang oleh para ulama suni dalam sebuah acara makan malam ketika beliau ada di Mekah atau Madinah. Pertama kalinya beliau menolak, tapi mereka memaksa. Namun kemudian, beliau menerima dengan satu syarat bahwa dia hanya datang untuk makan malam, bukan diskusi, karena pandangan beliau sudah dikenal. Mereka menerima persyaratannya. Mereka mengatakan kalau beliau datang, barulah akan dipikirkan apa yang akan dilakukan.

Baca lebih lanjut

Fatimah Zahra as.; Perwujudan Ayat Tathhir

Fatimah Zahra as.; Perwujudan Ayat Tathhir

Abdurrahman Arfan

Dalam ayat 33 surat al-Ahzab,[1] Allah swt menjelaskan keutamaan Ahlul Bait as. Ayat Tathhir merupakan lanjutan dari ayat sebelumnya yang menjelaskan tentang istri-istri Nabi saww. Namun, perlu diketahui bahwa ayat Tathhir tidak ditujukan kepada istri-istri Nabi saww. Ayat tersebut merupakan ayat yang independen dan tidak berhubungan dengan ayat sebelumnya. Hal ini dibuktikan oleh berbagai riwayat dalam kitab hadist dan tafsir,  baik versi Syiah[2] maupun Sunnah.[3] Mereka  sepakat bahwa ayat tersebut turun kepada Ahlul bait as dan demikian tidak meragukan lagi keabsahannya.

Baca lebih lanjut

SAYYIDAH FATHIMAH AZ ZAHRA AS, PENGHULU WANITA ALAM SEMESTA

SAYYIDAH FATHIMAH AZ ZAHRA AS, PENGHULU WANITA ALAM SEMESTA

Dahulu kala, masyarakat memandang perempuan bagaikan hewan atau bagian dari kekayaan yang dimiliki oleh seorang laki-laki. Demikian pula masyarakat Arab pada masa Jahiliyah. Mereka senantiasa memandang wanita sebagai makhluk yang hina. Bahkan, sebagian di antara mereka ada yang menguburkan anak perempuan mereka hidup-hidup.

Ketika fajar mentari Islam terbit, Islam memberikan hak kepada kaum hawa dan telah menentukan pula batas-batasnya, seperti hak sebagai ibu, hak sebagai istri, dan hak sebagai pemudi.

Baca lebih lanjut

SAKIT DAN WAFAT SAYYIDAH FATHIMAH AL-ZAHRA

 

SAKIT DAN WAFAT SAYYIDAH FATHIMAH AL-ZAHRA

(Oleh: Abbas Azizi)

 

 

 

Meminta Usungan Mayat

 

Dalam kitab al-Isti’ab, dengan sanadnya, dinukilkan bahwa Fathimah binti Rasulullah saww berkata kepada Asma’ bin Umays, “Aku memandang buruk apa yang dilakukan terhadap kaum perempuan. Dipakaikan pakaian kepada perempuan, lalu orang lain melihatnya.”

Asma’ berkata, “Wahai putri Rasulullah, maukah kutunjukkan sesuatu yang pernah kulihat di Habsyah (Etiophia)?”

Baca lebih lanjut

RINTIHAN SUCI PUTRI NABI SAWW.

RINTIHAN SUCI PUTRI NABI SAWW.

 

Salam atasmu duhai putri sebaik baiknya makhluk, salam atasmu wahai putri nabi, salam atasmu wahai istri al-washi, salam bagimu duhai ibu al-Hasan dan al-Husein, salam atasmu wahai wanita suci yang dizhalimi dan diambil haknya, salam bagi ruh dan jasadmu yang suci nan semerbak dari lisan yang penuh dengan dosa ini, salam bagimu…..

Baca lebih lanjut

Rahasia Penciptaan Sayidah Fatimah Az- Zahra as …

Rahasia Penciptaan Sayidah Fatimah Az- Zahra as …

Berbagai riwayat yang menjelaskan tentang kedudukan Sayidah Fatimah az-Zahra as membuktikan keagungan posisi beliau yang salah satunya dijelaskan dalam hadis Qudsi ” لولا فاطمه”. Dalam hadis itu dijelaskan posisi risalah kenabian dan imamah.

Riwayat tentang derajat dan kedudukan Sayidah Fatimah as sangat banyak yang kandungan dari riwayat-riwayat tersebut menjelaskan keagungan posisi insan mulia ini. Berdasarkan riwayat, salah satu makna Fatimah adalah orang yang derajat makrifatnya tidak akan pernah dapat dicapai oleh siapa pun dan mereka tidak akan dapat mengenalnya secara sempurna. Seakan Allah Swt telah menyimpan sebuah rahasia besar dalam diri Sayidah Fatimah as. Makrifat tentang Allah Swt dan irfan sangat berkaitan erat dengan makrifat tentang Sayid Fatimah as.

Baca lebih lanjut

Satu-satunya putri Khadijah dengan Rasulullah adalah Fatimah az-Zahra as

Satu-satunya putri Khadijah dengan Rasulullah adalah Fatimah az-Zahra as ! Siapa pulakah Zainab, Rugayah dan Ummu Kultsum? Zainab dan Ruqayah, keduanya adalah putri dari Halah binti Khuwailid saudari Khadijah as yang ketika kedua suami Halah meninggal, perawatan keduanya berada di tangan Khadijah.

by syiahali

Adakah Putri Rasul Selain Fatimah as?

Muhammad hanya mempunyai 1 anak (perempuan) yang bernama Fatimah

Konon, sebelum menjadi istri Rasul, Khadijah as adalah merupakan janda dari dua orang yang bernama ‘Atiq bib ‘Aizd bin Abdullah al-Makhzumi dan Abu Halah at-Tamimi dan dari pernikahan tersebut, Khajidah as memiliki dua putri yang bernama Zaenab dan Ruqayah, dan dua putri lainnya dari Rasulullah yang bernama Ummu Kultsum dan Fatimah az-Zahra. Benarkah?

Baca lebih lanjut

NASIHAT “ SAYYIDAH FATHIMAH AZ ZAHRA, AS “

NASIHAT “ SAYYIDAH FATHIMAH AZ ZAHRA, AS “

 

“Allah menjadikan keimanan sebagai penyuci kalian dari syirik, Allah menjadikan shalat sebagai pembersih bagi kalian dari sifat sombong, Allah menjadikan zakat sebagai penyucian diri dan demi pengembangan rezeki, Allah menjadikan puasa sebagai pengokoh keikhlasan, Allah menjadikan haji sebagai penegak agama, Allah menjadikan ketaatan kepada kita (Ahlulbayt) sebagai peraturan dalam agama, dan keimamahan kita sebagai pengaman dari perpecahan, Allah menjadikan keadilan sebagai pengaman dari perpecahan, Allah menjadikan jihad sebagai kemuliaan bagi Islam dan sebagai kehinaan bagi kekafiran dan kemunafikan, Allah menjadikan kesabaran sebagai pembantu seseorang dalam memperoleh pahala, Allah menjadikan amar ma’ruf (menyeluruh dalam kebaikan) dan nahi munkar (mencegah kejahatan) sebagai cara kebaikan untuk umum, Allah menjadikan bakti kepada orang tua sebagai penjaga dari amarah murka-Nya, Allah menjadikan penyambung silaturohmi sebagai sarana penambah umur, Allah menjadikan qishas (pembalasan yang sepadan) sebagai pencegah pertumpahan darah, Allah menjadikan penunaian janji (nazar) sebagai penyebab ampunan, Allah menyempurnakan timbangan dalam jual beli untuk meniadakan pertentangan,  Allah melarang minum khomer sebagai pembersih dari hal-hal yang keji, Allah menjadikan menjauhi menuduh seseorang berzina tanpa bukti (saksi-saksi) sebagai tabir penyelamat dari kutukan, Allah menjadikan melarang pencurian agar terjaga harga dirinya, Allah mengharamkan syirik (kekafiran) sebagai pemurnian sifat ke-Tuhanan-Nya.”

NAMA DAN JULUKAN SAYYIDAH FATIMAH AZ-ZAHRA’ AS.

NAMA DAN JULUKAN SAYYIDAH FATIMAH AZ-ZAHRA’ AS.

 

 

Imam Shadiq AS bersabda: “Beliau dinamakan Fathimah karena tidak ada keburukan dan kejahatan pada dirinya. Apabila tidak ada Ali AS, maka sampai hari Kiamat tidak akan ada seorangpun yang sepadan dengannya (untuk menjadi pasangannya)”.

Baca lebih lanjut

KARAMAH SAYYIDAH FATHIMAH AL-ZAHRA

 

KARAMAH SAYYIDAH FATHIMAH AL-ZAHRA

(Oleh: Abbas Azizi)

 

 

 

Karamah Sayyidah Fathimah atas Ummu Aiman

Tatkala Sayyidah Fathimah al-Zahra wafat, Ummu Aiman bersumpah untuk tidak tinggal di Madinah. Sebab, dia tak tahan menyaksikan tempat kosong Sayyidah Fathimah. Karenanya, dia pergi menuju Mekah. Di tengah jalan, dia mengalami kehausan yang tak tertahankan. Kemudian, dia mengangkat kedua tangannya ke langit seraya berkata, “Ya Allah! Aku pelayan Sayyidah Fathimah. Selamatkan daku dari haus yang mencekik ini!”

Baca lebih lanjut

Kupersembahkan Tulisan Ini Untuk Para Pecinta Sayyidah Al Jannah Fathimah Az Zahra Alaihis Salam Wanita Yang Termulia Di Dunia dan Akhirat.

Kupersembahkan Tulisan Ini Untuk Para Pecinta Sayyidah Al Jannah Fathimah Az Zahra Alaihis Salam Wanita Yang Termulia Di Dunia dan Akhirat.

Kedudukan Hadis “Rasulullah SAW Memberikan Fadak Pada Sayyidah Fathimah AS”
Telah diriwayatkan dengan sanad yang hasan bahwa Rasulullah SAW di masa hidup Beliau telah memberikan Fadak kepada Sayyidah Fathimah AS. Hadis tersebut diriwayatkan oleh Abu Ya’la dalam Musnad Abu Ya’la 2/334 hadis no1075 dan 2/534 hadis no 1409
قرأت على الحسين بن يزيد الطحان حدثنا سعيد بن خثيم عن فضيل عن عطية عن أبي سعيد الخدري قال : لما نزلت هذه الآية { وآت ذا القربى حقه } [ الاسراء : 26 ] دعا النبي صلى الله عليه و سلم فاطمة وأعطاها فدك
Qara’tu ‘ala Husain bin Yazid Ath Thahan yang berkata telah menceritakan kepada kami Sa’id bin Khutsaim dari Fudhail bin Marzuq dari Athiyyah dari Abi Said Al Khudri yang berkata “ketika turun ayat dan berikanlah kepada keluarga yang dekat akan haknya [Al Isra ayat 26]. Rasulullah SAW memanggil Fathimah dan memberikan Fadak kepadanya.

Baca lebih lanjut

Akhlak Dan Kisah Teladan Pembantu Sayyidah Fathimah Az-Zahra as

 

AKHLAKIK

 

 

 

 

 

 

 

 

Kisah Teladan

Padang pasir tandus nan gersang tak pernah menjanjikan kesejukan dan kedamaian bagi para pelintasnya, angin panas yang menghembus dari sela-sela bukit gersang nan terjal di siang hari itu membuat suasana makin tidak menentu, panasnya sang surya kian membuat suasana semakin mencekam, derap kaki unta yang ditungganginya nampak semakin lama semakin tertatih-tatih. Jemunya perjalanan dalam kesendirian membuat suasana semakin membosankan. Di ketinggian nampak burung-burung Nasar melayang-layang dan berteriak-teriak mengisi keheningan suasana lautan padang pasir yang luas dan tak berujung itu. Dia tetap melakukan perjalanannya itu mengarungi “Sahara” dalam kesendirian demi menuai harapan Keridhoan Ilahi. Dialah Abdullah bin Mubarak yang kala itu sedang menempuh perjalanan dan ingin menunaikan Ibadah Hajji dan berziarah ke Maqam Nabi Muhamad saw.

Baca lebih lanjut

Khutbah Sayyidah Fatimah Zahra

Khutbah Sayyidah Fatimah Zahra

Rasulullah saw. bersabda: �wanita penghuni surga yang paling utama ada empat; Khadijah bintu Khuwailid, Fatimah bintu Muhammad, Asiyah bintu Muzahim �istri Fir�aun-, dan Maryam bintu Imran�.[1] Rasulullah saw. bersabda: �sebaik-baik wanita alam semesta ada empat; Maryam bintu Imran, Asiyah bintu Muzahim, Khadijah bintu Khuwailid, dan Fatimah bintu Muhammad�.[2] Rasulullah saw. bersabda: �Fatimah adalah bagian dariku, maka barang siapa yang membuatnya marah niscaya telah membuatku marah� �Fatimah adalah bagian dariku, maka barang siapa yang mengganggunya niscaya telah menggangguku� �sesungguhnya Allah murka dengan murka Fatimah dan rela dengan rela Fatimah.�[3]

Baca lebih lanjut

Kezuhudan Sayyidah Fatimah as (Oleh: Alam Firdaus)

Kezuhudan Sayyidah Fatimah as
(Oleh: Alam Firdaus)

Rasulullah saww pernah bersabda kepada Sayyidah Fatimah as, “Putriku! Ayahmu dan suamimu bukanlah orang yang miskin. Allah SWT telah memberikan kepadaku semua tanah yang mengandung emas dan perak, tetapi aku memilih sesuatu yang abadi disisi Allah swt. Putriku! Aku berkata seperti ini supaya kamu tahu bahwa ayahmu mengetahui hakekat dunia . Ketahuilah bahwa kamu juga akan berpaling dari dunia”.

  Baca lebih lanjut

KELAHIRAN SAYYIDAH FATHIMAH AZ ZAHRA AS

KELAHIRAN SAYYIDAH FATHIMAH AZ ZAHRA AS

 

Termaktub dalam sebuah kitab seorang Alim besar “ AL MAJLISI “ Hyatul qutub, meriwatkan penulis buku “ AL ‘ADAD “ yang mengtakan bahwa : pada hari jum’at tanggal 20 jumadil akhir, bertempat dikota suci Mekkah, telah lahir bayi perempuan yang suci dan disucikan dan akan melahirkan pula Imam – Imam Ma’sum Ass yang bernama Fathimah Az Zahra As.

 

**************

  Baca lebih lanjut