CUPLIKAN DALAM THE JACATRA SECRET ( MENGUAK TABIR GERAKAN ZIONIS FREEMASONRY DIBELAKANG HITLER DAN PENDIRIAN KERAJAAN SAUDI

“Anda pasti tahu tentang sepak terjang Adolf Hitler dengan Nazi-nya, John. Dalam ruang kuliah kita dicekoki pandangan satu arah jika Hitler telah menggerakkan mesin raksasa untuk membunuhi orang-orang Yahudi dan sangat anti dengan segala sesuatu yang berbau Yahudi. Di dalam ruang kuliah kita tidak pernah diberitahu jika sesungguhnya guru politik Adolf Hittler itu ternyata seorang Yahudi juga. (baca : Karl Haushofer, Tokoh Yahudi Dibalik Tragedi Holocaust)

Lawrence de Arabia

Tokoh inilah yang memprovokasi Hitler agar memburu orang-orang Yahudi Eropa, hal ini dilakukan agar orang-orang Yahudi Eropa bersedia meninggalkan Eropa dan pindah ke Tanah Palestina. Awalnya orang-orang Yahudi Eropa enggan memenuhi ajakan Theodore Hertzl, pemimpin organisasi Zionis Internasional, untuk pindah ke Palestina, namun berkat pengejaran Hitler-lah, akhirnya mereka mau dibawa ke Palestina. Ini semua terkait dengan kepentingan Geopolitik satu kekuatan besar di balik ideologi Zionisme.

Dan yang juga sangat menarik, juga terkait dengan gerakan ini, adalah pembentukan Kerajaan Saudi Arabia, yang ternyata juga diarsiteki oleh seorang perwira Yahudi Inggris bernama Edward Terrence Lawrence atau yang kita kenal selama ini dengan sebutan Lawrence of Arabia. Kerajaan Saudi Arabia bisa berdiri setelah melakukan pemberontakan terhadap Kekhalifahan Islam Turki Utsmani. Berdirinya Kerajaan Saudi Arabia dan hancurnya Turki Utsmani juga didalangi oleh Zionis Internasional.

Ini satu fakta sejarah. Fakta yang sesungguhnya. Sebab itu, sampai sekarang para penguasa Saudi Arabia sangat akrab dengan orang-orang Yahudi yang memakai kedok sebagai orang Amerika.

 

Di saat semua orang Amerika, termasuk mantan presidennya sekalipun, dilarang terbang di langit Amerika beberapa hari paska tragedi WTC, hanya kerabat raja Saudi yang diperbolehkan terbang di atas langitnya oleh Pentagon dan juga Bush junior. Mereka lebih berpengaruh ketimbang rakyat Amerika sendiri.” (Novel The Jacatra Secret, hal 47-48)

 

 

Raja Abdulaziz dan Presiden Franklin D. Rosevelt, 14 Februari 1945, membicarakan hubungan antar kedua negara

 

Raja Saud bin Abdulaziz, Presiden Dwight D. Eisenhower serta Wakil Presiden Richard Nixon dalam kunjungan ke Washington tahun 1957

 

Pangeran Faisal bin Abdulaziz dan Presiden John F. Kennedy, Washington 1962

 

 

Raja Faisal dan Presiden Richard Nixon, 1971

 

Pangeran Fahd dan Presiden Jimmy Carter dalam kunjungannya ke Washington, 1977

 

Presiden Ronald Reagan menerima kunjungan Raja Fahd di Gedung Putih

 

George H Bush dan Raja Fahd tertawa akrab bersama

 

George Bush Jr dan Raja Abdullah

 

Barack Obama dan Raja Abdullah, Riyadh 2009

 

Barack Obama dan King Abdullah

 

 

Semua Nabi Telah Diperingatkan

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa setiap Nabi dimasa lalu telah diperingatkan oleh-Nya tentang kaum atau golongan yang satu ini, para golongan pemuja setan. Allah SWT telah memperingatkan kepada “Para Nabi dan Rasul utusan-Nya” tentang adanya golongan Anti Agama, Anti-Christ, Dajjal dan Imam Mahdi palsu atau Messiah palsu.

Salah satunya adalah beliau memperingatkan kaumnya, “…tetapi aku berkata kepadamu sesuatu yang tak pernah dikatakan sebelum aku, Antichrist melihat dengan ‘satu mata’ : mata kirinya. Sedangkan mata kanannya buta, tampak seperti anggur yang menggelembung. Tapi Tuhanmu tidak bermata satu…“.

Jelas disini yang dimaksudkan adalah seperti lambang kaum tersebut yang “bermata satu” yaitu Illuminati, Freemason dan Masonic (walaupun ini bukan Dajjal yang sesungguhnya, mereka ini lebih tepat disebut antek-antek Dajjal – pen.).

Jadi setiap mu’min akan mampu membaca dan mengenali ‘kafir’, apakah mu’min itu melek ataupun mu’min itu buta huruf. Tapi kemudian, mengapa bahwa orang kafir tidak dapat membaca?????

Karena hanya orang yang mempunyai iman yang dapat membaca. Orang yang tidak mempunyai iman, tidak dapat membaca. Padahal matanya sempurna, tidak ada penyakit dan tidak cacat.

Dan mengapa orang yang mempunyai iman dapat membaca dan mengenali ‘kafir’? Karena orang yang mempunyai iman tidak membaca dengan mata.

Lalu, apakah kita mempunyai mata lainnya selain mata ini? Apakah kita memiliki telinga yang lain selain telinga ini? Apakah kita memiliki cara lain untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan teknologi, selain merasakan penipuan dan rasionalitas yang menyesatkan selama ini?

Ada dua jawaban: dunia kafir modern mengatakan: TIDAK, namun Al-Qur’an mengatakan: YA.

Al-Qur’an mengatakan bahwa hati kita dapat melihat, Al-Qur’an mengatakan bahwa hati kita dapat mendengar.

Ketika iman telah masuk ke dalam hati, maka Allah SWT menempatkan “nur” (cahaya) ke dalam hatinya. Dan dengan cahaya itu maka hati dapat melihat sesuatu yang mata ini tidak dapat melihatnya.

Jadi sekarang telah terang dan jelas, bahwa ketika seseorang yang mempunyai iman dan melihat, dia dapat melihat lebih dari mata ini, karena dia melihat dengan hati.

Dan sekarang pun juga telah terang dan jelas, bahwa ketika Dajjal melihat dengan mata kiri, melambangkan sisi eksternal. Dan ketika Dajjal itu buta dimata kanan, itu melambangkan kebutaan hati.

 

US Great Seal

Dengan pengenalan ini, kita semua sekarang mengerti bahwa ketika kita sedang berhadapan dengan subjek Antichrist, ada banyak simbolisme di dalamnya, yaitu simbolisme agama yang perlu ditafsirkan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s