Doa Imam ‘Ali Zaenal ‘Abidin As Sajjad as, Untuk Orang Tua

Bismillahirahmanirrahim

Allahumma sholi ala muhammad wa ali muhammad

“Ayah” dan “Ibu” adalah kata paling indah yang terucap oleh bibir manusia,

dan panggilan yang paling menakjubkan adalah “Ayahku”…”Ibuku”

”Ayah”…”ibu”  adalah kata yang penuh dengan harapan dan cinta

Kata manis dan indah yang datang dari kedalaman lubuk hati

”Ayah” dan ”Ibu”  adalah segalanya

Mereka adalah penghibur kita dalam sedih…

Harapan dalam susah…

Dan sandaran tatkala lemah…

”Ayah” dan ”Ibu” adalah sumber cinta

Kebaikan

Simpati

Dan maaf

 

Mereka yang kehilangan ayah… ibu

Akan kehilangan sebuah jiwa yang murni

Yang selalu menjaga dan memberkati

 

Sang Nabi bersabda…dan ibumu… ibumu…ibumu..

 

Dan…

Seluruh isi semesta berbicara dalam bahasa Ibu

Matahari adalah ibu bagi bumi yang memberi kehangatan

Dia tiadak akan meninggalkan bumi

Sampai malam  menidurkanya dalam buaian ombak

Dan nyanyian burung-burung dan sungai-sungai

 

Dan…

Bumi adalah ibu pohon-pohon dan bunga-bunga.

Dia menumbuhkan

Merawat

Dan menyapihnya

Pohon-pohon dan bunga-bunga

Menjadi ibu yang baik bagi buah-buahan dan biji-bijian

 

Dan Ibu…

Adalah teladan segala eksistensi

Adalah jiwa abadi penuh cinta dan keindahan

 

Kata ibu tersembunyi didalam hati

Dan ia keluar dari bibir di saat saat sedih atau bahagia

Bagaikan harum yang keluar dari lubuk bunga-bunga

Dan yang merebak kala terang atau mendung menggayut di udara

 

…Ayah… dan Ibu

Diujung malam tak pernah bosang menceritakan kebaikan-kebaikan

Anak-anaknya kepada TUHAN

Kendati mereka setiap hari menorehkan luka yang amat dalam

 

Ya Ghaffar… Ya Rahim

KAU letakan di rahim kami

KAU amanatkan dir-diri mereka pada lindungan dan kasih sayang kami

KAU percayakan jiwa-jiwa mereka pada bimbingan ruhani kami

KAU hangatkan tubuh-tubuh mereka dengan dekapan cita kami

KAU besarkan badan-badan mereka dengan aliran rezeqi

Yang kau lewatkan kepada kami

 

Tuhanku…

Kami telah sia-siakan kepercayaan-MU

Kesibukanku telah menyebabkan kami melupakan amanat-Mu

Hawa nafsu telah menyeret kami untuk menelantarkan buah hati kami

Tidak sempat kami gerakan bibir mereka

Untuk berdzikir kepada-MU

Tidak sempat kami tuntun mereka untuk

Membesarkan asma-Mu

Tidak sempat kami tanamkan dalam hati mereka

Kecintaan kepada Nabi-MU

Berilah kami kesempatan  untuk sering menghadap-MU

Dan memohon kepada-Mu seusai shalat kami

Untuk KEBAHAGIAAN anak-anak kami

Bangunkan kami ditengah malam untuk merintih kepada-MU

Mengadukan derita dan petaka yang menimpa anak-anakku

Izinkan kami membasahi tempat sujud kami

dengan airmata penyesalan akan kelalaian kami…

 

Dan Tuhan pun berfirman…(dalam hadits Qudsi)

Yang pertama AKU tuliskan di lauh mahfuzth adalah AKU adalah ALLAH yang tiada Tuhan selain AKU,

barangsiapa  mendapat ridha dari orang tuanya, maka akupun ridha kepadanya

dan barangsiapa dibenci orang tuanya, maka AKU pun membencinya”

 

Sang Nabi (saww) pun bersabda…

” Jadilah engkau orang yang berbakti kepada kedua orang tua niscaya tempatmu adalah surga…

Barangsiapa menjadi orang yang diridhoi oleh kedua orang tuannya maka dia memiliki dua pintu terbuka menuju sorga

Jika engkau menghardik dan buruk perangaimu… maka pastilah neraka menjadi tempatmu…”

 

Sang Washi, Imam Ali bin Abi Thalib (as) pun berkata…

”Berlemahlembutlah kalian terhadap kedua orang tuamu, karena kekafiranmu terletak pada kemarahan mereka”

 

Kepada para kaum muslimin sang Imam Ali Zaenal Abidin (as) berpesan

Adapun hak ibumu

Hendaknya engkau mengetahui bahwa dialah yang mengandungmu

Saat tidak ada seorang laki-lakipun yang mengandung

Yang memberikan kepada engkau dengan kasih sayang 

Yang tidak bisa diberikan oleh orang lain…

Yang mencurahkan seluruh waktunya untuk mendampingimu

Yang memberikan makan dan minuman kepadamu

Tanpa memperdulikan dirinya sendiri yang kelaparan

Yang mengenakan pakaianmu

Yang berkorban untuk melindungimu

Yang kurang tidur

Karena menjagamu agar engkau tetap hangat

Sekalipun dirinya sendiri kedinginan

Engkau pasti tidak akan bisa mensyukuri

Kecuali dengan pertolongan Allah SWT

Hendaknya engkau mengetahui bahwa keduanya adalah asal PERWUJUDANmu

Karena sesungguhnya tanpa dia engkau pasti tidak akan ada

Karena itu…

Betapapun engkau melihat hal-hal yang sangat mengagumkan pada dirimu

Ketahuilah bahwa dialah yang menjadi asal muasal kenikmatan yang engkau miliki itu…

 

Kepada kalian yang yang memiliki perbedaan keyakinan keagamaan dengan ayah bundamu

Perbedaan prinsip dan aliran kemadzhaban dengan ayah ibumu

Bahkan perbedaan warna baju politik dan harakah dengan ayah bundamu

 

Dengarkan nasehat Imam Ali Ridha (as)…

Beliau didatangi  seorang pemuda yang memiliki keyakinan berbeda dengan kedua orang tuanya

Sementara ia memeluk Islam sedangkan kedua orang tuanya nashrani

Imam Ali Ridho  berkata kepada pemuda itu :

Berdo’alah engkau bagi kedua orang tuamu, bersedekahlah untuk mereka berdua,

Sekalipun ketika masih hidup mereka berdua tidak mengetahui kebenaran, sebab Rasulullas saww kakekku

Bersabda “sesungguhnya Allah SWT mengutusku dengan membawa rahmat dan bukan membawa kutukan”

 

Dan Imam Ja’far ash Shadiq  menasehati Zakaria Ibn Ibrahim yang ibunya beragama Nashrani dan buta,

Perhatikanlah Ibumu dan berbaktilah kepadanya”…

Dan kelak sang Ibu Zakaria berkata

”Duhai putraku… sungguh engkau belum pernah berbuat baik  kepadaku seperti ketika engkau masih memeluk agama sepertiku

Engkau begitu baik dalam perhikmatanmu kepadaku semenjak engkau memeluk agama yang baru… duhai anakku… agamamu adalah

Sebaik-baik agama… kiranya engkau mau.. jelaskanlah kepadaku agamamu kepada ibumu yang buta ini ”

 

 

Sungguh dibalik kebesaran nama Allamah Husain Thabaththaba’i  dan Ayatullah Al-Udzma Ali Khamenei

Terselip peristiwa mengharukan … tentang  berhikmatnya mereka kepada orang tuanya…

Dipuncak karir intelektualnya… kepada Alamah Husain Thabthaba’i ditawarkan sejumlah jabatan akademis prestisius

Dan pada saat itu ayahanda Alamah Husain Thabthaba’i tengah jatuh sakit

Dan…

Beliau menolak… dengan alasan ”….aku ingin berhikmat kepada ayahku yang saat ini sakit.. aku ingin membalas kebaikan orang tuaku…

Meski daku tak mungkin dapat membalas penghikmatan beliau kepadaku disaat daku masih belia”

 

Kepada Ayatullah Udzma Ali Khamenei… sejumlah jabatan puncak politik ditawarkan

Bersamaan itu  orang tua beliau sedang jatuh sakit

Beliau tolak secara halus tawaran itu… dan beliau memberikan alasan yang serupa dengan Alamah Thabthab’i

 

Waktu.. berjalan, tangga kesuksesan akademis dan politik kemudian di raih oleh mereka…. meski dalam kacamata orang ”tertunda”

Ketika sejumlah orang bertanya kepada mereka ”apa yang menjadi  melatari kesuksesan anda hari ini?”…

mereka seperti memberi jawaban yang sama

Prestasi yang aku peroleh hari ini tidak dapat dilepaskan dari do’a orang tuaku… meski banyak orang menyayangkan

Ketika aku lebih memilih berhikmad pada orang tuaku ketimbang memilih sejumlah tawaran yang menarik itu… tetapi ketahuilah

Bahwa Allah yang Maha Agung telah menggantikan dengan yang lebih baik, hal itu karena aku lebih  memilih berbakti pada orang tuaku dan apa

Yang aku peroleh adalah buah do’a dari orang tuaku”

 

 

Islam adalah agama  yang membawa rahmat…

Menyempurnakan akhlak manusia

 

Disaat Rasulullah saww menyerukan Jihad untuk berperang

seorang Pemuda Yaman Datang menghadap beliau, untuk menyatakan kesediannya mengikuti Jihad…

Rasulullah saww  menanyakan, apakah kesedianya itu sudah direstui orang tuanya

Pemuda Yaman itu menjawab belum… kepadanya Rasulullah saw bersabda

Kembalilah kepada kedua orang tuamu, dan mintalah izin kepada mereka berdua

Kalau mereka mengizinkanmu, maka ikutlah berjuang, kalau tidak maka berbaktilah engkau kepada keduanya

Sebab yang demikian itu lebih baik daripada kewajiban-kewajiban yang ditetapkan Allah sesudah Tauhid”

 

Kepada para pemuda bergelora jiwanya untuk berjihad tetapi karena harus mendahulukan

Bakti mereka kepada Ayah dan Bunda… Imam Ali Zaenal Abidin (as) mendo’akanya

 

Ya Allah

Jika ada seorang muslim yang urusan Islam merisaukanya

Gabungan kaum musyrikin mendukakanya

Kemudian ia hendak berperang atau berniat jihad

Tetapi kelemahan menahanya

Kemiskinan  menundanya

Kemalangan menghambatnya

Atau sesuatu mencegahnya bukan karena kehendaknya

Tulislah namanya diantara para abidin

Pastikan baginya pahala mujahidin

Masukan dia dalam barisan syuhada sholihin

 

Dan kepada Ayah… Bundamu

Persembahkan Sholat Bakti untuknya

 

Kepada keluarganya

Rasulullah mengajarkan Sholat Bakti untuk Orangtua

Yang berdampingan dengan sholat bakti untuk ananda

 

Bangunlah di ujung malammu

Tegakkan sholat bakhti untuk ayah bundamu

Sebanyak dua reka’at

 

Pada rekaat pertama

Bacalah Al Fatekhah

Kemudian bacalah do’a

Robbigfirli waliwalidayyah walil mu’minina yauma yafumul khisab

(Ya Rabbi, ampuni aku, kedua orang tuaku dan orang-orang mukminin di hari dihisab amalnya setiap orang)

Bacalah sepuluh kali

 

Pada rekaat kedua

Setelah engkau baca Al Fatekhah

Bacalah

Rabbighfirli waliwalidaya waliman dakhala bayti mu’mina walil mikminina wal mu’kminati

(Ya Rabbi ampuni aku, kedua orang tuaku, dan orang-orang  mukmin yang masuk ke rumahku dan ampunilah kaum mukmin laki-laki dan perempuan)

Bacalah hingga bilangan sepuluh kali

 

Usai salam

Bacalah wirid sepuluh kali

Rabbi arkhamhuma kama rabayani saghira

(Rabbi kasihanillah keduanya sebagaimana belas kasihan mereka saat memelihara daku masa kecil)

 

Jika tubuhmu penat

Kepayahan dan capek

Cukuplah engkau do’akan mereka

 

Ya lathiif Irkham ‘abdakadha’if waghfirlii wali walidayaa

(Wahai yang Maha Bijak rahmati hambamu yang lemah ini

Dan ampuni dosa kedua orang tuaku…)

 

 

Sekali tempo paksakan dirimu

agar tegakan punggungmu

Do’akan kedua orang tuamu…

Dengan munajat cinta Imam Ali Zaenal Abidin as Untuk Ayah dan Bunda

 

Allahumma Ya Allah

Limpahkan sholawat atas Muhammad

Hamba-Mu dan rasul-Mu serta keluarganya sengan sebaik-baiknya sholawat

Rahmat, keberkahan dan kedamaian-Mu

 

Demikian  pula untuk kedua orang tuaku

Dengan kemuliaan dan kasih sayang-Mu

Sesungguhnya Engkau Yang Maha Pengasih

Diantara semua pengasih

 

Allahumma Ya Tuhanku

Ilhamkanlah kepadaku

Sesempurna pengetahuanku

Tentang segala sesuatu yang wajib kulakukan bagi kedua orang tuaku

Kemudian berikanlah taufiq kepadaku

Agar mampu melaksanakanya dengan sebaik-baiknya

 

Dan

Jadikan aku bersikap amat takut kepada keduanya

Seperti ketakutanku pada penguasa yang amat kejam

Dan berlaku  kasih sayang pada keduanya

Seperti kasih sayang seorang ibu yang amat penyantun

 

Dan

Jadikanlah ketaatan dan kebaktianku pada  mereka

Lebih nikmat  bagiku daripada tidur lelapnya mata yang amat mengantuk

Dan lebih menyejukan dadaku daripada air dingin  bagi yang sangat dahaga

Sehingga ku utamakan  keinginan mereka diatas keinginanku

Dan aku dahulukan  kepuasan mereka

Sebelum kepuasanku

 

Dan

Kuperbanyak dalam pandanganku

Kebaikan mereka kepadaku

Meskipun sebenarnya hanya sedikit

Dan kuperkecil dalam angan-anganku kebaikanku pada mereka

Meskipun sebenarnya banyak

 

Ya Allah

Rendahkanlah suaraku bagi mereka

Perindahlah ucapanku di depan mereka

Lunakanlah wataku terhadap mereka

Dan lembutkan hatiku untuk mereka

 

Ya Allah

Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya

Atas didikan mereka kepadaku

Dan Pahala yang besar

Atas kasih sayang yang mereka limpahkan padaku

Peliharalah mereka

Sebagaimana mereka memeliharaku dimasa kecil

 

Ya Allah

Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan

Atau kesusahan yang mereka derita karena aku

Atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku

Jadikanlah itu semua penyebab rontoknya dosa-dosa mereka

Meningginya kedudukan mereka

Dan bertambahnya pahala kebaikan mereka

Dengan perkenan-Mu Ya Allah

Sebab hanya Engkaulah yang berhak

Membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda

 

Ya Allah

Bila Maghfirah-MU telah mencapai mereka sebelumku

Izinkanlah mereka memberi syafa’at untukku

Tetapi jika maghfirah-MU lebih dahulu mencapai diriku

Maka izinkanlah aku memberi syafa’at untuk mereka

 

Sehingga kami semua berkumpul bersama

Dengan santunan-Mu

Ditempat kediaman yang dinaungi kemuliaan-Mu

Ampunan-Mu

Serta Rahmat-Mu

Sesungguhnya Engkaulah

Yang memilki karunia Maha Agung

Serta Anugerah yang tak berakhir

Dan

Engkaulah Yang Maha Pengasih

Diantara semua pengasih

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s