SAYYIDAH FATHIMAH AZ-ZAHRA AS BINTI RASULI

SAYYIDAH FATHIMAH AZ-ZAHRA AS

BINTI RASULI

 

Permintaan Sayyidah Khadijah kepada suaminya melalui putrinya :

 

Duhai putriku sayang…..!

Engkau telah mengetahui akan kesehatanku

Yang semakin lama tak dapat ku pertahankan

Aku selalu mendengar

Perbuatan aniaya oleh kaumku terhadap ayahmu

Walaupun engkau dan ayahmu menutupinya

Demi Allah, aku tak mampu lagi mendengar cacian,

Hinaan yang dilontarkan oleh orang-orang hina itu,

Kepada ayahmu yang suci…

Dan itu kumohon kerelaanmu akan kepergianku nak…

Dan bila ajalku telah tiba,

Mohon sampaikan salam hormatku kepada ayahmu,

Sampaikan salam sayangku pada suamiku,

Sampaikan salam cintaku kepada Nabiku…

Salam… salam…dan salam… nak….!

Bila diizinkan oleh ayahmu…..!

Kumohon…. agar jasadku terkafani dengan serban

Yang selalu digunakan oleh ayahmu itu…..!

Agar dikubur nanti, aku masih merasa

Selalu bersamanya dan tak kurasakan

Kesendirian lagi disana…..!

Demi Allah

Aku tak sanggup berpisah darimu, dan dengan ayahmu

Nak……!

Semoga diakhirat nanti, Allah SWT menyatukan kita kembali

Agar dapat merasakan kebahagiaan hidup

Yang Abadi…..!

Amin….. Amin….. Ya Rabbal ‘Alamin.

 

 

 

 

 

Jawaban Rasulallah Saww atas permintaan Istri Tercintanya :

 

Oh….. Khadijah Istriku Sayang…..!

Allah Swt telah mengetahui akan semua hartamu,

Yang telah kau berikan

Demi tegaknya Islam…..!

Seluruh Ummat Islam

Telah menikmatinya sampai yaumil Qiyamah…..!

Semua pakaian yang kukenakan ini Darimu……!

Lalu permintaan terakirmu kepadaku

Hanyalah sebuah Serban……!!

Ya Allah……!

Limpahkan Rahmat-Mu kepada Khadijah

Yang selalu mendukungku, menyenangkan hatiku,

sewaktu kebannyakan orang-orang menjauhiku

Dan dia tak pernah menyakitiku dan menyusahkanku sedetikpun….!

 

 

Diatas kubur Ibunya, Sayyidah Fathimah Az Zahra As, sujud menciumi dan mengusap-usap tanah diatas kubur itu dan membasahi permukaannya dengan air matanya, lalu terdengarlah suara lirih Sayyidah Fathimah Az Zahra As, merintih :

 

Yaa Ummi…Yaa Ummi…Yaa Ummi

Alhamdulillah…telah kusampaikan wasiatmu

Dan suamimu telah menunaikannya…

Aku rela akan kepergianmu

Namun aku masih terlalu kecil kau tinggalkan

Ya Ummi…..

Aku masih belum mampu berpisah darimu

Dan terpisah dari kasih sayangmu…

Yaaa Ummi…..!

Aku berterima kasih

Akan semua keikhlasanmu yang selalu setia

Menerimaku dalam rahimmu…..!

Akan jerih payahmu

Dikala kau mengandungku…..!

Akan perjuangan hidup matimu

 

Disaat melahirkanku……!

Akan setiap air susu yang kau hibahkan kepadaku

Akan deritamu disetiap luka didalam lubuk hatiku…….!

Baktiku kepadamu..belum sempat kusampaikan

Taatku kepadamu..belum sempat kulaksanakan

Oooh Ummi……!

Belaian apa yang dapat menentramkan jasadmu…..?

Kebahagiaan apa yang akan kuberikan selain do’a…….?

Yaaa Ummi……!

Mohonkanlah kepada Allah SWT,

Agar aku mampu mengatasi kegetiran hidup ini..

Dari kegelisahan akan sirnanya kasih sayang…..!

Dari kegoncangan yang selalu menyesakkan…..!

Dari kehidupan yang hampa diruang nestapa……!

Dari duka yang berselimut dan berbantal air mata……!

“ Kemudian Fathimah memeluk ayahnya

dengan isakan yang tersisa, dengan suara parau, lirih berkata “

wahai ayahku…….!

mohonkanlah kepada Allah Swt..

agar ibuku terhindar dari segala siksa didalam kuburnya “

Tenggorokan Rasulallah Saww terasa tercekik…..!

Tak tega melihat kenyataan,

Betapa terpukulnya perasaan putrinya,

Hingga beliau tak kuasa bersuara selain “ Insya Allah…. nak…..!

 

Namun riwayat ini, banyak dari kaum muslimin yang tidak mengatahuinya. Dan seandainya kalau dikabari kepada mereka, mereka mengatakan, “ itukan riwayat orang-orang Syi’ah,”

 

Ya Allah, ada yang ingin kami adukan padamu……!

Hambamu kini berada dalam keadaan krisis Intelektual,

Dan mengedepankan kefanatikan buta tanpa memiliki alasan yang jelas.

Ya Rasulallah, ummatmu kini tidak lagi mau mendengar kata-katamu,

Tidak mau lagi taat kepadamu……!

Mereka menjalankan Agama ini

Dengan semau mereka

Tanpa memperdulikanmu dan aturan-aturanmu. 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s